Karena ingin belajar, seseorang melakukan banyak kesalahan

"Karena ingin belajar, seseorang melakukan banyak kesalahan"

Kutipan tersebut saya dapatkan dari sebuah serial drama tentang seorang
pengusaha sukses yang sedang mengenang masa lalunya, ketika ia masih
belajar untuk berwirausaha dan melakukan banyak kesalahan, dan ia
sedang berbagi cerita dengan anaknya yang saat itu sedang mengalami
kegagalan karena kesalahan yang dilakukan saat belajar menjalankan
perusahaan ayahnya tadi.


Bagaikan seorang anak yang sedang belajar membaca dan menulis,
ternyata banyak kesalahan yang dilakukan saat seseorang sedang
belajar. Namun tragisnya makin dewasa seorang manusia dituntut
untuk tidak pernah melakukan kesalahan, sehingga mayoritas manusia
takut untuk melakukan kesalahan, yang akhirnya menghentikan proses
dan potensi belajar, yang sangat dibutuhkan bagi perkembangan dan
kesuksesan.


Banyak paradoks lain yang dapat kita ketahui dari keseharian hidup ini,
misalnya:

"Dengan semakin tingginya teknologi rem pada kendaraan, maka semakin
tinggi tingkat kecelakaan lalu lintas" mungkin memang benar bahwa dengan
makin 'pakem'nya rem pada kendaraan, pengemudi cenderung untuk
tidak mempertahankan jarak aman dengan kendaraan di depannya sehingga
resiko kecelakaan meningkat.

"Dengan semakin tingginya tingkat pendidikan, maka banyak orang yang
semakin sulit untuk mendapatkan pekerjaan" (dari sebuah harian lokal)
Ini juga mungkin benar bahwa seseorang dengan tingkat pendidikan tinggi,
umumnya kesulitan untuk memperoleh pekerjaan dengan kompensasi
yang sesuai dengan harapan.