Spektakuler Penutupan dan Raihan Emas Olimpiade Oleh China

Minggu, 24-Agustus-2008; 23:21:47 WIB
Spektakuler Penutupan dan Raihan Emas Olimpiade Oleh China
( 0 Komentar )
Oleh : Team Andriewongso.com

Usai sudah perhelatan pesta olahraga akbar dunia, Olimpiade yang diselenggarakan di Beijing. Perhelatan olahraga yang dimulai dari 8 Agustus ini ditutup dengan pesta spektakuler, Minggu (24/8). Tari-tarian dari ribuan orang menjadi acara pembukaan dalam uparaca penutupan ini.

China memang mempersiapkan pembukaan dan penutupan se-spektakuler mungkin. Bayangkan saja ribuan penari yang berpartisipasi dalam penutupan ini tampil dengan sangat memukau. Setelah tarian-tarian tersebut, barulah diturunkan bendera Olimpiade yang menandakan perhelatan akbar ini telah usai. Dilanjutkan dengan kembang api spektakuler yang membentuk lima cincin logo Olimpiade.

Acara semakin meriah saat atlet asal Inggris, David Beckham muncul dengan membawa bola. Kemudian Beckham pun turun ke lapangan. Selain Beckham juga ada penyanyi Leona Lewiss dan gitaris grup musik cadas Led Zeeppelin. Munculnya mereka di lapangan untuk memperkenalkan Inggris sebagai tuan rumah Olimpiade 2012. Setelah Beckham meninggalkan lapangan, acara dilanjutkan dengan pemadaman api Olimpiade.

Selain pembukaan dan penutupan Olimpiade yang dikemas begitu spektakuler oleh China. Negeri tirai bambu ini juga spektakuler dalam raihan emas Olimpiade kali ini. China menjadikan dirinya nomor satu di ajang akbar ini dengan raihan 51 medali emas, 21 perak, dan 28 perunggu.

China berhasil menggeser Amerika Serikat ke urutan kedua dengan raihan emas 36 emas, 38 perak, dan 36 perunggu. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Rusia dengan raihan 23 emas, 21 perak, dan 28 perunggu. Tuan rumah Olimpiade empat tahun yang akan datang, Inggris menempati posisi keempat dengan raihan 19 emas, 13 perak dan 15 perunggu.

China kini menjadi negara super power bukan hanya di bidang ekonomi melainkan juga di bidang olaharaga. Apakah olahraga China akan mendominasi kembali di Olimpiade London 2012 seperti Olimpiade kali ini? Kita nantikan saja di empat tahun mendatang...